Smartphone Dua Layar
Abstrak
Teknologi Smartphone Dua Layar
Oleh
Aldy Ramadhan Widodo (10116527)
Kelas 3KA33
Sistem Informasi
Universitas Gunadarma
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang Smartphone yang memiliki Dua Layar.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Teknologi pada saat ini memang berkembang sangat cepat. Dengan banyaknya inovasi serta keunggulan dari masing-masing teknologi, kita semua dapat mencoba teknologi yang sangat mutakhir. Seperti smartphone, smartphone pada zaman sekarang sudah berlomba-lomba dalam menggunakan teknologi yang sangat mutakhir, sehingga membuat dapat membuat konsumen membeli produknya dengan teknologi yang super canggih.
Masyarakat diluar sana sangat tertarik dengan teknologi yang diberikan, sehingga perusahaan-perusahaan smartphone tergila-gila dengan teknologi yang baru yang akan diberikan kepada konsumen-konsumennya. Salah satunya adalah teknologi smartphone dua layar.
Apa saja smartphone-smartphone yang sudah mulai merilis smartphone dengan teknologi dua layar ini? Maka dari itu, saya membuat penulisan ini untuk berbagi seputar smartphone yang memiliki dua layar ini.
Munculnya smartphone dua layar ini diawali oleh brand Yota dengan Yotaphone 2. Yota membuat smartphone dengan dua layar pertama didunia, tetapi merk Yotaphone 2 tidak semudah itu diterima dipasaran seperti Samsung, LG, Xiaomi dan lain sebagainya. Karena, masih dianggap memiliki fitur serta desain yang aneh. Layar dengan panel IPS di depan, dan layar Black and White di belakang membuat smartphone itu aneh, maka dari itu Yotaphone 2 tidak beredar banyak dipasaran, terlebih pasar Indonesia. Mulai dari awal tahun 2018, banyak sekali perusahaan smartphone yang mencoba mengikuti Yotaphone tapi dengan layar belakang yang berwarna, perusahaan tersebut ialah LG, Nokia, Vivo dan sebagainya.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa itu smartphone dua layar?
2. Kenapa harus dua layar?
3. Apakah dua layar pada saat ini sudah cukup berfungsi dengan baik untuk masyarakat?
BAB II
ISI
2.1 Pengertian
Smartphone adalah telepon genggam atau telepon seluler pintar yang dilengkapi dengan fitur yang mutakhir dan berkemampuan tinggi layaknya sebuah komputer.
2.2 Pembahasan
Teknologi yang saat ini disematkan pada sebuah smartphone atau ponsel pintar yang sedang tenar adalah Dual Layar Smartphone atau Smartphone Dua Layar.
LCD adalah singkatan dari Liquid Crystal Display. Seperti yang mungkin diketahui dari artinya, elemen ini terdiri dari lapisan kristal cair dan tidak memerlukan banyak energi untuk layar, teknologi ini sangat populer di perangkat ponsel. Ini sangat ideal untuk smartphone, karena bisa tampil cukup baik di bawah sinar matahari langsung, karena seluruh tampilan diterangi oleh cahaya dari latar belakang.
Ada beberapa Panel LCD untuk smartphone diantaranya adalah :
TFT
TFT adalah singkatan dari Thin Film Transistor, merupakan jenis layar LCD smartphone yang umum dari tipe lainnya. Jenis Layar TFT menawarkan kualitas yang lebih baik, termasuk gambar dan resolusi lebih tinggi jika dibandingkan dengan generasi layar sebelumnya.
Namun Layar TFT mempunyai keterbatasan pada sudut pandang dan visibilitas yang sempit ketika berhadapan dengan cahaya langsung atau sinar matahari.
Tampilan layar TFT mengkonsumsi daya baterai yang cukup besar, karenanya kurang bagus untuk pemakaian yang lama. Tipe layar TFT biasanya terdapat pada smartphone kelas awal dengan harga yang lebih murah.
IPS
IPS adalah singkatan dari In Place Switching. Layar jenis ini memiliki tampilan dan sudut pandang lebih baik dari layar TFT.
Layar IPS pada smartphone, menggunakan daya baterai yang lebih hemat daripada tipe TFT, memberikan kontribusi agar daya tahan baterai lebih lama.
Jenis Layar IPS banyak digunakan pada smartphone kelas menengah ke atas, berkualitas tinggi, dan biasanya harganya lebih mahal.
OLED
OLED adalah kepanjangan dari Organic Light Emitting Diode, merupakan layar dengan teknologi lebih baru, digunakan pada smartphone dan monitor.
Teknologi OLED memiliki lapisan bahan organik, berbasis karbon, berada di antara dua lapisan yang disebut anoda dan katoda, terjepit di antara lapisan atas dan pelat bawah kaca.
Layar OLED jauh lebih baik dibandingkan dengan tipe layar LCD karena menghasilkan warna yang luar biasa, memiliki kecepatan respon lebih cepat, sudut pandang lebih luas,
kecerahan warna lebih tinggi dan berat yang sangat ringan.
AMOLED
AMOLED adalah kepanjangan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode, merupakan tipe dari jenis layar OLED yang digunakan pada smartphone berkualitas tinggi.
Layar AMOLED mempunyai semua fitur dan fungsi dari jenis layar OLED, seperti menghasilkan warna yang cemerlang, kekuatan baterai lebih baik, kecerahan lebih tinggi, ketajaman dan desain dengan berat yang ringan.
Super AMOLED
Super AMOLED adalah jenis layar dengan versi lanjutan dari tipe layar AMOLED, alias singkatan dari Super Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Tipe layar ini dikembangkan oleh vendor Samsung.
Layar Super AMOLED, mempunyai sensor sentuh pada layar itu sendiri, sebagai lawan dari sentuhan luar untuk menciptakan lapisan sentuhan sensitif yang terpisah.
Layar Super AMOLED dibuat lebih tipis dan juga jauh lebih responsif daripada layar tipe AMOLED lainnya.
Itulah beberapa panel yang digunakan untuk membuat layar smartphone zaman sekarang, yang sering dipakai pada merk Samsung, Xiaomi, Vivo, Oppo dan lain sebagainya.
Kenapa harus dua layar?
Menurut artikel yang saya baca, smartphone dengan dua layar dapat memudahkan kita melakukan multi-tasking dalam pekerjaan. Seperti, kita sedang meeting dengan seseorang di sebuah cafe, daripada kita membalikkan smartphone kita keorang tersebut, kita bisa menggunakan layar belakang kita untuk memberitahu orang tersebut.
Dengan adanya layar belakang tersebut, kita juga dapat selfie menggunakan camera belakang, yang biasanya camera belakang pada smartphone itu lebih bagus.
Apakah dua layar pada saat ini sudah cukup berfungsi dengan baik untuk masyarakat?
Menurut saya, dua layar pada saat ini belum sangat dibutuhkan. Karena masyarakat diluar masih terbiasa dengan smartphone dengan satu layar, yang membuatnya simpel dibandingkan dengan smartphone dua layar.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pada saat ini memang smartphone banyak memiliki fitur-fitur yang sangat canggih, seperti contohnya smartphone dengan dua layar ini. Sudah semakin canggih pula, layar belakang dismartphone tersebut dapat di operasikan, sehingga kita bisa menggunakan kedua layar tersebut. Akan tetapi, smartphone dua layar ini belum bisa terbiasa dengan masyarakat diluar sana, karena tidak begitu efisien untuk seukuran smartphone. Padahal smartphone di ciptakan untuk membantu manusia dalam urusan pekerjaan yang berhubungan dengan komputasi dan lain-lain. Teknologi ini seharusnya masih bisa dikembangkan lagi untuk tahun-tahun kedepan, yang membuat teknologi ini akan digunakan pada kedepannya.
Referensi
https://tekno.kompas.com/read/2018/12/17/08223847/vivo-rilis-nex-dual-display-edition-smartphone-dengan-2-layar
https://id.priceprice.com/nubia-X-27748/news/ZTE-nubia-X-Smartphone-Dua-Layar-dengan-Banderol-Harga-Mulai-Rp7-Jutaan-6678/
https://www.youtube.com/watch?v=4q8oK-sSgCg
TFT adalah singkatan dari Thin Film Transistor, merupakan jenis layar LCD smartphone yang umum dari tipe lainnya. Jenis Layar TFT menawarkan kualitas yang lebih baik, termasuk gambar dan resolusi lebih tinggi jika dibandingkan dengan generasi layar sebelumnya.
Namun Layar TFT mempunyai keterbatasan pada sudut pandang dan visibilitas yang sempit ketika berhadapan dengan cahaya langsung atau sinar matahari.
Tampilan layar TFT mengkonsumsi daya baterai yang cukup besar, karenanya kurang bagus untuk pemakaian yang lama. Tipe layar TFT biasanya terdapat pada smartphone kelas awal dengan harga yang lebih murah.
IPS
IPS adalah singkatan dari In Place Switching. Layar jenis ini memiliki tampilan dan sudut pandang lebih baik dari layar TFT.
Layar IPS pada smartphone, menggunakan daya baterai yang lebih hemat daripada tipe TFT, memberikan kontribusi agar daya tahan baterai lebih lama.
Jenis Layar IPS banyak digunakan pada smartphone kelas menengah ke atas, berkualitas tinggi, dan biasanya harganya lebih mahal.
OLED
OLED adalah kepanjangan dari Organic Light Emitting Diode, merupakan layar dengan teknologi lebih baru, digunakan pada smartphone dan monitor.
Teknologi OLED memiliki lapisan bahan organik, berbasis karbon, berada di antara dua lapisan yang disebut anoda dan katoda, terjepit di antara lapisan atas dan pelat bawah kaca.
Layar OLED jauh lebih baik dibandingkan dengan tipe layar LCD karena menghasilkan warna yang luar biasa, memiliki kecepatan respon lebih cepat, sudut pandang lebih luas,
kecerahan warna lebih tinggi dan berat yang sangat ringan.
AMOLED
AMOLED adalah kepanjangan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode, merupakan tipe dari jenis layar OLED yang digunakan pada smartphone berkualitas tinggi.
Layar AMOLED mempunyai semua fitur dan fungsi dari jenis layar OLED, seperti menghasilkan warna yang cemerlang, kekuatan baterai lebih baik, kecerahan lebih tinggi, ketajaman dan desain dengan berat yang ringan.
Super AMOLED
Super AMOLED adalah jenis layar dengan versi lanjutan dari tipe layar AMOLED, alias singkatan dari Super Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Tipe layar ini dikembangkan oleh vendor Samsung.
Layar Super AMOLED, mempunyai sensor sentuh pada layar itu sendiri, sebagai lawan dari sentuhan luar untuk menciptakan lapisan sentuhan sensitif yang terpisah.
Layar Super AMOLED dibuat lebih tipis dan juga jauh lebih responsif daripada layar tipe AMOLED lainnya.
Itulah beberapa panel yang digunakan untuk membuat layar smartphone zaman sekarang, yang sering dipakai pada merk Samsung, Xiaomi, Vivo, Oppo dan lain sebagainya.
Kenapa harus dua layar?
Menurut artikel yang saya baca, smartphone dengan dua layar dapat memudahkan kita melakukan multi-tasking dalam pekerjaan. Seperti, kita sedang meeting dengan seseorang di sebuah cafe, daripada kita membalikkan smartphone kita keorang tersebut, kita bisa menggunakan layar belakang kita untuk memberitahu orang tersebut.
Dengan adanya layar belakang tersebut, kita juga dapat selfie menggunakan camera belakang, yang biasanya camera belakang pada smartphone itu lebih bagus.
Apakah dua layar pada saat ini sudah cukup berfungsi dengan baik untuk masyarakat?
Menurut saya, dua layar pada saat ini belum sangat dibutuhkan. Karena masyarakat diluar masih terbiasa dengan smartphone dengan satu layar, yang membuatnya simpel dibandingkan dengan smartphone dua layar.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pada saat ini memang smartphone banyak memiliki fitur-fitur yang sangat canggih, seperti contohnya smartphone dengan dua layar ini. Sudah semakin canggih pula, layar belakang dismartphone tersebut dapat di operasikan, sehingga kita bisa menggunakan kedua layar tersebut. Akan tetapi, smartphone dua layar ini belum bisa terbiasa dengan masyarakat diluar sana, karena tidak begitu efisien untuk seukuran smartphone. Padahal smartphone di ciptakan untuk membantu manusia dalam urusan pekerjaan yang berhubungan dengan komputasi dan lain-lain. Teknologi ini seharusnya masih bisa dikembangkan lagi untuk tahun-tahun kedepan, yang membuat teknologi ini akan digunakan pada kedepannya.
Referensi
https://tekno.kompas.com/read/2018/12/17/08223847/vivo-rilis-nex-dual-display-edition-smartphone-dengan-2-layar
https://id.priceprice.com/nubia-X-27748/news/ZTE-nubia-X-Smartphone-Dua-Layar-dengan-Banderol-Harga-Mulai-Rp7-Jutaan-6678/
https://www.youtube.com/watch?v=4q8oK-sSgCg

Comments
Post a Comment